Minggu, 14 Desember 2014

APA HAK ANDA UNTUK MENGHAKIMI ORANG LAIN?


Engkau yang suka menghukum orang lain, menghakimi orang lain, sadarkah kau bahwa mereka sama makhluk ciptaan Tuhan. Sadarkah kau bahwa tiada kesempurnaan di luar Tuhan itu sendiri.

Sebelum menghakimi orang lain atas tindakan yg mereka lakukan, nilailah diri anda terlebih dahulu, apakah lebih baik dari orang yang anda hakimi? Jika memang lebih baik, anda tidak berhak serta merta menghukum orang itu. Anda harus bisa menerima bahwa proses yang dia capai baru sebatas itu. Sesungguhnya bantuan anda lebih diperlukan dalam hal ini, bimbinglah mereka untuk menjadi pribadi yang lebih lebih sempurna. Sebaliknya andapun harus belajar dari ketidaksempurnaanya dan mengambil hikmah untuk diri anda.

Tapi, jika anda Menilai diri anda lebih baik dari orang lain karena lebih sering ke Mesjid, Gereja, Pura, atau ke Wihara. Anda bisa saja salah, seringnya anda pergi ke rumah ibadah bisa diibaratkan seperti pergi ke dokter. Baik atau sembuhnya anda tergantung dari apakah anda menjalankan saran dokter atau meminum obat dari dokter tersebut. Dengan kata lain nilai diri anda tergantung dari apakah anda telah menjalankan esensi dari agama tersebut.


Mulai sekarang berhentilah menghakimi orang lain. Orang-orang sudah terlalu pintar untuk menilai orang lain. Sekarang cobalah untuk mulai menilai diri sendiri. Melihat kesalahan orang lain terlalu mudah, cobalah sesuatu yang lebih sulit, mengkoreksi kesalahan diri sendiri

1 komentar :

  1. postingan yang sangat bagus, sangat bermanfaat tentunya, ditunggu postingan berikutnya
    salam kenal dari Jual Benih Sayuran

    BalasHapus

Text Widget

Copyright © S.O.B | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com